Dorong Pemasaran Digital, UMKM Pamekasan Akan di Latih IT
![]() |
|
|
PAMEKASAN,kontaknews.com- Pemasaran digital atau
pemasaran dengan menggunakan perangkat Informasi dan teknologi, merupakan era
baru, Pemasaran Indonesia. Merambahnya
akses informasi melalui layanan android, menuntut sejumlah pengusaha untuk
mengembangkan pemasaran digital.
Dinas
Komonikasi dan Informasi Pemkab Pamekasan akan membidik Usaha Kecil Menengah
(UKM) di Kabupaten Pamekasan.untuk faham Informasi Dan Teknologi. Tujuanya agar
UKM di Pamekasan, bisa memperbaiki produk dari internet dan memamfaatkan
internet sebagai pemasaran.
Kepala
Dinas Komonikasi dan Informasi Pemkab Pamekasan Bahrun berencana dalam waktu
dekat akan mengumpulkan seluruh UKM di Pamekasan, untuk diberikan pemahaman tentang
Informasi Dan Teknologi. Termasuk cara operasionalnya.
“nanti
kita kumpulkan, kita latih, kita berikan pemahaman cara mengoperasinalkan
internet. Termasuk beberapa layanan aplikasi penjualan barang,”. Jelasnya.
Menurut
Bahrun, di internet tidak hanya belajar pemasaran, melainkan juga belajar
Produksi dan pengemasan produk yang akan dijual ke pada masyarakat.
Bahrun
mengakui keberadaan Android dan aplikasi, sangat membantu masyarakat dalam
memenuhi kebutuhan sehari-hari. tinggal
selanjutnya meningkatkan pemahaman tentang IT.
Pemasaran digital itu ialah menggunakan fasilitas internet. Hasil
survei Asosiasi
Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), Survei yang dilakukan sepanjang 2016 itu menemukan bahwa 132,7
juta orang Indonesia telah terhubung ke internet. Adapun total penduduk
Indonesia sendiri sebanyak 256,2 juta orang. ada kenaikan 51,8 persen
dibandingkan jumlah pengguna internet pada 2014 lalu. Survei yang dilakukan
APJII pada 2014 hanya ada 88 juta pengguna internet.
Data survei juga mengungkap
bahwa rata-rata pengakses internet di Indonesia menggunakan perangkat genggam.
Statistiknya, 67,2 juta orang atau 50,7 persen mengakses melalui perangkat
genggam dan komputer. 63,1 juta orang atau 47,6 persen mengakses dari smartphone
dan 2,2 juta orang atau 1,7
persen mengakses hanya dari komputer. (P1/afa)



Post a Comment